Fluktuasi jumlah
anak-anak yang tadarus al-Quran pada bulan ramadhan di masjid Al-ikhlas Jerukgulung
dari tahun ke tahun
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Tadarus al-Quran merupakan salah satu kegiatan ramadhan yang
dilakukan di masjid dengan semarak. Tadarus al-Qur’an merupakan kegiatan
membaca ayat-ayat suci al-Qur’an menggunakan pengeras suara sebagai bentuk
syiar islam di tengah kehidupan masyarakat. Kegiatan tadarus al-Qur’an di
masjid Al-ikhlas Desa Jerukgulung pada umumnya dilaksanakan setelah sholat
jamaah tarawih, setelah sholat jamaah subuh dan setelah sholat jamaah ashar.
Kegiatan tersebut dilakukan oleh bapak-bapak, ibu-ibu, dan anak-anak baik putra
maupun putri. Bapak-bapak biasanya melakukan tadarus al-Qur’an setelah sholat
jamaah tarawih, ibu-ibu biasanya melakukan tadarus al-Qur’an setelah sholat
jamaah subuh, dan anak-anak biasanya melakukan tadarus al-Qur’an setelah sholat
jamaah ashar. Sejak zaman dahulu , kegiatan tadarus ini sudah menjadi tradisi
di Desa Jerukgulung dari tahun ke tahun, semua itu dilakukan dengan satu
harapan yaitu berkah ramadhan yang telah dijanjikan oleh Allah SWT.
Permasalahan yang timbul adalah terjadimya fluktuasi jumlah anak-anak yang
melakukan kegiatan tadarus al-Qur’an pada bulan ramadhan dari tahun ke tahun.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji fluktuasi jumlah anak yang
melakukan kegiatan tadarus al-Qur’an pada bulan ramadhan dari tahun ke tahun
melalui metode analisis data yang bersumber dari dokumen di masjid Al-ikhlas Jerukgulung.
1.2 Rumusan Masalah
a. Apakah terjadi fluktuasi jumlah anak-anak yang melakukan
kegiatan tadarus al-Qur’an pada bulan ramadhan dari tahun ke tahun?
b. Apa penyebab terjadinya fluktuasi jumlah anak-anak yang
melakukan kegiatan tadarus al-Qur’an pada bulan ramadhan dari tahun ke tahun?
1.3 Tujuan
a. mengkaji terjadinya fluktuasi jumlah anak-anak yang
melakukan kegiatan tadarus al-Qur’an pada bulan ramadhan dari tahun ke tahun.
b. mengkaji penyebab terjadinya fluktuasi jumlah anak-anak
yang melakukan kegiatan tadarus al-Qur’an pada bulan ramadhan dari tahun ke
tahun.
BAB II
METODE PENELITIAN
2.1 Alat
·
Buku
·
Bolpoin
·
Dokumen masjid Al-ikhlas
·
Komputer
2.2 Cara kerja
·
Data jumlah anak-anak yang
melakukan kegiatan tadarus al-Qur’an dicari pada dokumen masjid Al-ikhlas Jerukgulung
dari tahun 2000 sampai 2014
·
Data tersebut dicatat pada
buku tulis
·
Data tersebut dianalisis
dan diurutkan jumlah anak-anak yang melakukan tadarus dari data yang terbesar
hingga data yang terkecil
·
Setelah dianalisis, data
tersebut kemudian dibahas
BAB III
DATA PENGAMATAN
No
|
Tahun
|
jumlah anak keseluruhan
|
Jumlah anak tadarus
|
1
|
2000
|
25
|
16
|
2
|
2001
|
26
|
17
|
3
|
2002
|
23
|
15
|
4
|
2003
|
23
|
16
|
5
|
2004
|
25
|
13
|
6
|
2005
|
26
|
14
|
7
|
2006
|
24
|
15
|
8
|
2007
|
24
|
13
|
9
|
2008
|
24
|
11
|
10
|
2009
|
23
|
10
|
11
|
2010
|
24
|
8
|
12
|
2011
|
22
|
8
|
13
|
2012
|
23
|
9
|
14
|
2013
|
23
|
7
|
14
|
2014
|
24
|
7
|
BAB IV
PEMBAHASAN
Penelitian
ini berjudul Fluktuasi jumlah anak-anak yang tadarus al quran pada bulan
ramadhan di masjid al ikhlas jerukgulung dari tahun ke tahun. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengkaji terjadinya fluktuasi jumlah anak-anak yang
melakukan kegiatan tadarus alqur’an pada bulan ramadhan dari tahun ke tahun
serta mengkaji penyebab terjadinya fluktuasi jumlah anak-anak yang melakukan
kegiatan tadarus al-Qur’an pada bulan ramadhan dari tahun ke tahun. Penelitian
ini menggunakan metode analisis data jumlah anak-anak yang melakukan kegiatan
tadarus al-Qur’an yang bersumber dari dokumen di masjid Al-ikhlas Jerukgulung
dari tahun 2000 hingga tahun 2014.
Berdasarkan
penelitian yang telah dilakukan, diperoleh data bahwa pada tahun 2000 jumlah
anak yang berusia di bawah 15 tahun secara keseluruhan sebanyak 25 anak, namun
yang melakukan kegiatan tadarus di masjid al ikhlas sebanyak 16 anak. Tahun
2001 jumlah anak yang berusia di bawah 15 tahun secara keseluruhan sebanyak 26
anak, namun yang melakukan kegiatan tadarus di masjid al ikhlas sebanyak 17
anak. Tahun 2002 jumlah anak yang berusia di bawah 15 tahun secara keseluruhan
sebanyak 23 anak, namun yang melakukan kegiatan tadarus di masjid al ikhlas
sebanyak 15 anak. Tahun 2003 jumlah anak yang berusia di bawah 15 tahun secara
keseluruhan sebanyak 23 anak, namun yang melakukan kegiatan tadarus di masjid
al ikhlas sebanyak 16 anak. Tahun 2004 jumlah anak yang berusia di bawah 15
tahun secara keseluruhan sebanyak 25 anak, namun yang melakukan kegiatan
tadarus di masjid al ikhlas sebanyak 13 anak. Tahun 2005 jumlah anak yang
berusia di bawah 15 tahun secara keseluruhan sebanyak 26 anak, namun yang
melakukan kegiatan tadarus di masjid al ikhlas sebanyak 14 anak. Tahun 2006
jumlah anak yang berusia di bawah 15 tahun secara keseluruhan sebanyak 24 anak,
namun yang melakukan kegiatan tadarus di masjid al ikhlas sebanyak 15 anak.
Tahun 2007 jumlah anak yang berusia di bawah 15 tahun secara keseluruhan
sebanyak 24 anak, namun yang melakukan kegiatan tadarus di masjid al ikhlas
sebanyak 13 anak. Tahun 2008 jumlah anak yang berusia di bawah 15 tahun secara
keseluruhan sebanyak 24 anak, namun yang melakukan kegiatan tadarus di masjid
al ikhlas sebanyak 11 anak. Tahun 2009 jumlah anak yang berusia di bawah 15
tahun secara keseluruhan sebanyak 23 anak, namun yang melakukan kegiatan
tadarus di masjid al ikhlas sebanyak 10 anak. Tahun 2010 jumlah anak yang
berusia di bawah 15 tahun secara keseluruhan sebanyak 24 anak, namun yang
melakukan kegiatan tadarus di masjid al ikhlas sebanyak 8 anak. Tahun 2011
jumlah anak yang berusia di bawah 15 tahun secara keseluruhan sebanyak 22 anak,
namun yang melakukan kegiatan tadarus di masjid al ikhlas sebanyak 8 anak.
Tahun 2012 jumlah anak yang berusia di bawah 15 tahun secara keseluruhan
sebanyak 23 anak, namun yang melakukan kegiatan tadarus di masjid al ikhlas
sebanyak 9 anak. Tahun 2013 jumlah anak yang berusia di bawah 15 tahun secara
keseluruhan sebanyak 23 anak, namun yang melakukan kegiatan tadarus di masjid
al ikhlas sebanyak 7 anak. Tahun 2014 jumlah anak yang berusia di bawah 15
tahun secara keseluruhan sebanyak 24 anak, namun yang melakukan kegiatan
tadarus di masjid al ikhlas sebanyak 7 anak.
Berdasarkan
data tersebut diketahui bahwa jumlah anak yang melakukan tadarus al-Qur’an
terbanyak adalah pada tahun 2001 sebanyak 17 anak; dilanjutkan pada tahun 2000
dan 2003 sebanyak 16 anak; selanjutnya pada tahun 2002 dan 2006 sebanyak 165
anak; dilanjutkan pada tahun 2005 sebanyak 14 anak; selanjutnya pada tahun 2004
dan 2007 sebanyak 13 anak; dilanjutkan pada tahun 2008 sebanyak 11 anak;
selanjutnya pada tahun 2009 sebanyak 10 anak; dilanjutkan pada tahun 2012
sebanyak 9 anak; selanjutnya pada tahun 2010 dan 2011 sebanyak 8 anak; dan dilanjutkan
pada tahun 2013 dan 2014 sebanyak 7 anak. Terjadi fluktuasi jumlah anak yang
melakukan kegiatan tadarus al qur’an dimana jumlah anak lebih cenderung
mengalami penurunan dari tahun ke tahun, hal tersebut disebabkan kurangnya
kesadaran orang tua akan pentingnya penanaman pendidikan agama sejak usia dini,
selain itu juga disebabkan oleh faktor lingkungan, pengaruh perkembangan
teknologi, salah pergaulan, dan hal-hal negatif lainnya.
BAB V
KESIMPULAN
1.
Terjadi fluktuasi jumlah anak yang
melakukan kegiatan tadarus al-Qur’an pada bulan ramadhan dimana jumlah anak
lebih cenderung mengalami penurunan dari tahun ke tahun.
2.
Penyebab terjadinya fluktuasi
jumlah anak-anak yang melakukan kegiatan tadarus al-Qur’an pada bulan ramadhan
dari tahun ke tahun disebabkan kurangnya kesadaran orang tua akan pentingnya
penanaman pendidikan agama sejak usia dini, selain itu juga disebabkan oleh
faktor lingkungan, pengaruh perkembangan teknologi, salah pergaulan, dan
hal-hal negatif lainnya.