13 September 2015

Penelitian Fluktuasi Jumlah Anak Yang Tadarus Al Qur'an Pada Bulan Ramadhan di Masjid Al Ikhlas Maguan Jerukgulung

Fluktuasi jumlah anak-anak yang tadarus al-Quran pada bulan ramadhan di masjid Al-ikhlas Jerukgulung dari tahun ke tahun


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Tadarus al-Quran merupakan salah satu kegiatan ramadhan yang dilakukan di masjid dengan semarak. Tadarus al-Qur’an merupakan kegiatan membaca ayat-ayat suci al-Qur’an menggunakan pengeras suara sebagai bentuk syiar islam di tengah kehidupan masyarakat. Kegiatan tadarus al-Qur’an di masjid Al-ikhlas Desa Jerukgulung pada umumnya dilaksanakan setelah sholat jamaah tarawih, setelah sholat jamaah subuh dan setelah sholat jamaah ashar. Kegiatan tersebut dilakukan oleh bapak-bapak, ibu-ibu, dan anak-anak baik putra maupun putri. Bapak-bapak biasanya melakukan tadarus al-Qur’an setelah sholat jamaah tarawih, ibu-ibu biasanya melakukan tadarus al-Qur’an setelah sholat jamaah subuh, dan anak-anak biasanya melakukan tadarus al-Qur’an setelah sholat jamaah ashar. Sejak zaman dahulu , kegiatan tadarus ini sudah menjadi tradisi di Desa Jerukgulung dari tahun ke tahun, semua itu dilakukan dengan satu harapan yaitu berkah ramadhan yang telah dijanjikan oleh Allah SWT. Permasalahan yang timbul adalah terjadimya fluktuasi jumlah anak-anak yang melakukan kegiatan tadarus al-Qur’an pada bulan ramadhan dari tahun ke tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji fluktuasi jumlah anak yang melakukan kegiatan tadarus al-Qur’an pada bulan ramadhan dari tahun ke tahun melalui metode analisis data yang bersumber dari dokumen di masjid Al-ikhlas Jerukgulung.

1.2 Rumusan Masalah
a. Apakah terjadi fluktuasi jumlah anak-anak yang melakukan kegiatan tadarus al-Qur’an pada bulan ramadhan dari tahun ke tahun?
b. Apa penyebab terjadinya fluktuasi jumlah anak-anak yang melakukan kegiatan tadarus al-Qur’an pada bulan ramadhan dari tahun ke tahun?

1.3 Tujuan
a. mengkaji terjadinya fluktuasi jumlah anak-anak yang melakukan kegiatan tadarus al-Qur’an pada bulan ramadhan dari tahun ke tahun.
b. mengkaji penyebab terjadinya fluktuasi jumlah anak-anak yang melakukan kegiatan tadarus al-Qur’an pada bulan ramadhan dari tahun ke tahun.


BAB II
METODE PENELITIAN

2.1 Alat
·         Buku
·         Bolpoin
·         Dokumen masjid Al-ikhlas
·         Komputer

2.2 Cara kerja
·         Data jumlah anak-anak yang melakukan kegiatan tadarus al-Qur’an dicari pada dokumen masjid Al-ikhlas Jerukgulung dari tahun 2000 sampai 2014
·         Data tersebut dicatat pada buku tulis
·         Data tersebut dianalisis dan diurutkan jumlah anak-anak yang melakukan tadarus dari data yang terbesar hingga data yang terkecil
·         Setelah dianalisis, data tersebut kemudian dibahas


BAB III
DATA PENGAMATAN

No
Tahun
jumlah anak keseluruhan
Jumlah anak tadarus
1
2000
25
16
2
2001
26
17
3
2002
23
15
4
2003
23
16
5
2004
25
13
6
2005
26
14
7
2006
24
15
8
2007
24
13
9
2008
24
11
10
2009
23
10
11
2010
24
8
12
2011
22
8
13
2012
23
9
14
2013
23
7
14
2014
24
7


BAB IV
PEMBAHASAN

            Penelitian ini berjudul Fluktuasi jumlah anak-anak yang tadarus al quran pada bulan ramadhan di masjid al ikhlas jerukgulung dari tahun ke tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji terjadinya fluktuasi jumlah anak-anak yang melakukan kegiatan tadarus alqur’an pada bulan ramadhan dari tahun ke tahun serta mengkaji penyebab terjadinya fluktuasi jumlah anak-anak yang melakukan kegiatan tadarus al-Qur’an pada bulan ramadhan dari tahun ke tahun. Penelitian ini menggunakan metode analisis data jumlah anak-anak yang melakukan kegiatan tadarus al-Qur’an yang bersumber dari dokumen di masjid Al-ikhlas Jerukgulung dari tahun 2000 hingga tahun 2014.
            Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh data bahwa pada tahun 2000 jumlah anak yang berusia di bawah 15 tahun secara keseluruhan sebanyak 25 anak, namun yang melakukan kegiatan tadarus di masjid al ikhlas sebanyak 16 anak. Tahun 2001 jumlah anak yang berusia di bawah 15 tahun secara keseluruhan sebanyak 26 anak, namun yang melakukan kegiatan tadarus di masjid al ikhlas sebanyak 17 anak. Tahun 2002 jumlah anak yang berusia di bawah 15 tahun secara keseluruhan sebanyak 23 anak, namun yang melakukan kegiatan tadarus di masjid al ikhlas sebanyak 15 anak. Tahun 2003 jumlah anak yang berusia di bawah 15 tahun secara keseluruhan sebanyak 23 anak, namun yang melakukan kegiatan tadarus di masjid al ikhlas sebanyak 16 anak. Tahun 2004 jumlah anak yang berusia di bawah 15 tahun secara keseluruhan sebanyak 25 anak, namun yang melakukan kegiatan tadarus di masjid al ikhlas sebanyak 13 anak. Tahun 2005 jumlah anak yang berusia di bawah 15 tahun secara keseluruhan sebanyak 26 anak, namun yang melakukan kegiatan tadarus di masjid al ikhlas sebanyak 14 anak. Tahun 2006 jumlah anak yang berusia di bawah 15 tahun secara keseluruhan sebanyak 24 anak, namun yang melakukan kegiatan tadarus di masjid al ikhlas sebanyak 15 anak. Tahun 2007 jumlah anak yang berusia di bawah 15 tahun secara keseluruhan sebanyak 24 anak, namun yang melakukan kegiatan tadarus di masjid al ikhlas sebanyak 13 anak. Tahun 2008 jumlah anak yang berusia di bawah 15 tahun secara keseluruhan sebanyak 24 anak, namun yang melakukan kegiatan tadarus di masjid al ikhlas sebanyak 11 anak. Tahun 2009 jumlah anak yang berusia di bawah 15 tahun secara keseluruhan sebanyak 23 anak, namun yang melakukan kegiatan tadarus di masjid al ikhlas sebanyak 10 anak. Tahun 2010 jumlah anak yang berusia di bawah 15 tahun secara keseluruhan sebanyak 24 anak, namun yang melakukan kegiatan tadarus di masjid al ikhlas sebanyak 8 anak. Tahun 2011 jumlah anak yang berusia di bawah 15 tahun secara keseluruhan sebanyak 22 anak, namun yang melakukan kegiatan tadarus di masjid al ikhlas sebanyak 8 anak. Tahun 2012 jumlah anak yang berusia di bawah 15 tahun secara keseluruhan sebanyak 23 anak, namun yang melakukan kegiatan tadarus di masjid al ikhlas sebanyak 9 anak. Tahun 2013 jumlah anak yang berusia di bawah 15 tahun secara keseluruhan sebanyak 23 anak, namun yang melakukan kegiatan tadarus di masjid al ikhlas sebanyak 7 anak. Tahun 2014 jumlah anak yang berusia di bawah 15 tahun secara keseluruhan sebanyak 24 anak, namun yang melakukan kegiatan tadarus di masjid al ikhlas sebanyak 7 anak.
            Berdasarkan data tersebut diketahui bahwa jumlah anak yang melakukan tadarus al-Qur’an terbanyak adalah pada tahun 2001 sebanyak 17 anak; dilanjutkan pada tahun 2000 dan 2003 sebanyak 16 anak; selanjutnya pada tahun 2002 dan 2006 sebanyak 165 anak; dilanjutkan pada tahun 2005 sebanyak 14 anak; selanjutnya pada tahun 2004 dan 2007 sebanyak 13 anak; dilanjutkan pada tahun 2008 sebanyak 11 anak; selanjutnya pada tahun 2009 sebanyak 10 anak; dilanjutkan pada tahun 2012 sebanyak 9 anak; selanjutnya pada tahun 2010 dan 2011 sebanyak 8 anak; dan dilanjutkan pada tahun 2013 dan 2014 sebanyak 7 anak. Terjadi fluktuasi jumlah anak yang melakukan kegiatan tadarus al qur’an dimana jumlah anak lebih cenderung mengalami penurunan dari tahun ke tahun, hal tersebut disebabkan kurangnya kesadaran orang tua akan pentingnya penanaman pendidikan agama sejak usia dini, selain itu juga disebabkan oleh faktor lingkungan, pengaruh perkembangan teknologi, salah pergaulan, dan hal-hal negatif lainnya.

BAB V
KESIMPULAN
1.      Terjadi fluktuasi jumlah anak yang melakukan kegiatan tadarus al-Qur’an pada bulan ramadhan dimana jumlah anak lebih cenderung mengalami penurunan dari tahun ke tahun.
2.      Penyebab terjadinya fluktuasi jumlah anak-anak yang melakukan kegiatan tadarus al-Qur’an pada bulan ramadhan dari tahun ke tahun disebabkan kurangnya kesadaran orang tua akan pentingnya penanaman pendidikan agama sejak usia dini, selain itu juga disebabkan oleh faktor lingkungan, pengaruh perkembangan teknologi, salah pergaulan, dan hal-hal negatif lainnya.