23 September 2020

KAMPUNG PELANGI SEMARANG UNTUNGKAN WARGA SETEMPAT


SEMARANG- Kampung Pelangi yang terletak di Dusun Wonosari, Kelurahan Randusari, Semarang Timur menjadi ladang usaha warga setempat.

Tempat yang dulunya kumuh, sekarang menjadi tempat wisata terkenal yang ada di Kota Semarang.

Menurut Biniditus Sukiman (80) warga Rt. 5 Rw. 3, asal mula Kampung Pelangi ini merupakan ide dari pemerintah Walikota Semarang. "Pak Hendrar Prihadi itu sangat cerdik, dia mampu mengubah kampung yang kumuh menjadi sangat indah," imbuhnya.

Kampung ini sekarang banyak pengunjung dari berbagai daerah, luar daerah, bahkan sampai mancanegara. Hal itu dimanfaatkan baik oleh warga setempat. Warga beramai-ramai membuka peluang usaha di depan rumahnya sendiri.

"Saya senang sekali bisa berdagang di rumah sendiri. Sebenarnya saya sudah lama berdagang sebelum adanya Kampung Pelangi, tetapi di luar rumah. Namun, setelah dibuatkan Kampung Pelangi, saya dan semua warga disuruh pemerintah agar membuat usaha sendiri-sendiri di rumah," ucap Rusmiyati (55) salah seorang pedagang saat diwawancarai, Kamis (3/8).

Begitu juga yang dialami tukang parkir. Dia pun menjadikan tempatnya sebagai penitipan kendaraan. Selain mendapatkan usaha, warga mendapatkan hasil yang cukup banyak, bahkan bisa mencapai satu juta lebih per harinya. Dengan begitu, warga tidak merasa khawatir lagi soal ekonomi.

Selain menciptakan Kampung Pelangi, Pemerintah Walikota juga membuatkan pemutihan sertifikat tanah secara gratis untuk seluruh warga di Kelurahan Randusari. Sehingga warga tidak perlu lagi membayar dalam mengurus sertifikat tanah yang sebelumnya sangat mahal.

"Kemarin warga disini diminta mengumpulkan syarat-syarat untuk pemutihan sertifikat, seperti Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan lain-lain. Sebelum dibuatkan pemutihan sertifikat, seorang warga sempat membayar hingga mencapai 20 juta" ujar Rusmiyati.

Hal itu juga disampaikan oleh Ketua Rt, Suwardji (57), bahwa pemerintah akan membayar semua biaya sertifikat tanah milik warga dan memberikan Pam yang berisi air bersih di kampung ini. -Munir